oleh

Memerangi Hoaks, Bentuk Menjaga Pancasila Dan NKRI

Kolom:Politik|20 kali dilihat

NuansaKita – Bogor :  Adian Yunus Yusak Napitupulu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam menyikapi informasi atau kabar yang tidak jelas dari mana sumbernya. Terutama yang berisi fitnah dan hoax. Hal ini disampaikannya dalam sosialisaisi 4 Pilar kebangsaan, Bogor, (25/07/2018).

Menurutnya, jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif (Pileg), banyak sekali informasi tidak benar atau hoax yang beredar di masyarakat, yang menyudutkan pemerintah.

“2018 sdh memasuki tahun politik, dan saat ini banyak sekali kabar fitnah atau hoax yang di sebar secara sengaja untuk menyudutkan pemerintah jokowi.” Kata Adian.

Baca juga :  DPW Partai Kemajuan Sumsel : Optimis Partai Kemajuan Ikut Pemilu 2019

Adian mengingatkan bahwa membuat dan menyebarkan hoax memiliki sangsi pidana 6 tahun penjara sesuai dengan Undang Undang Informasi dan Transaksi
Elektronik (UU ITE) pasal 28 ayat 1 dan ayat 2.

“jangan pernah mencoba-coba menyebar fitnah atau hoax, baru-baru ini Polisi menangkap pelaku penyebar hoax memuat berita rusuh di mahkamah konstitusi.” Kata Adian pada saat Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara Aggota MPR RI di Sekertariat PAC PDI Perjuangan, Kecamatan Ciampea. Rabu (25/7/2018)

Dalam kesempatan itu Adian, menekankan pentingnya masyarakat dapat memahami dan mengimplementasikan 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga :  Harnojoyo Perintahkan RS BARI Rawat Rhaudin

“memerangi hoax adalah bentuk mengimplementasikan dari persatuan indonesia yang terkandung dalam pancasila dan bentuk menjaga NKRI” katanya.

Untuk di ketahui bahwa sosialisaisi 4 Pilar kebangsaan, yakni : Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita