oleh

POSPERA Angkat Bicara Soal Banjir di Pekanbaru

Kolom:Politik|2 kali dilihat

NuansaKita – Pekanbaru : Setelah diguyur hujan sejak 2 hari terakhir, Selasa (7/11/2017), Kota Pekanbaru diterjang banjir di berbagai titik, terutama di ruas jalan protokol seperti Sudirman dan Soekarno-Hatta. Tidak hanya itu, banjir juga otomatis melumpuhkan jalur transportasi karna tidak bisa dilalui kendaraan. Aktivitas pun terhambat karena pengguna jalan harus menunggu banjir surut atau memutar memilih jalan alternatif lainnya.

Menyikapi masalah tersebut, Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) DPD Riau yang diwakili Sekjen Provinsi, Isaac Augusta angkat bicara. Apa yang menjadi kendala, Dan bagaimana seharusnya langkah Pemerintah khususnya Kota Pekanbaru?

Menurut pria kelahiran Dumai 30 Tahun silam tersebut, Banjir yang melanda Pekanbaru tidaklah hal baru lagi. “Menurut data yang saya pegang, sejak 2013 sampai dengan sekarang, hampir setiap musim penghujan atau diguyur hujan lebat 30 menit saja Kota Pekanbaru sudah tergenang. Terutama di ruas-ruas jalan penting. Ini sangat mengganggu sekali, dari berbagai aspek kita akan selalu tertinggal jauh, kemacetan dimana-mana, investor juga akan berpikir ulang ketika ingin berinvestasi di Pekanbaru. Belum lagi yang sama-sama kita ketahui beberapa bulan lalu sampai jatuh korban akibat tersengat aliran listrik melalui genangan air”, jelas Isaac.

Baca juga :  2 Tahun Pemerintahan Jokowi, Mahasiswa Minta Presiden Laksanakan Trisakti

Kota Pekanbaru juga memiliki sungai besar dan dalam serta anak-anak sungainya, menaturalisasi, bukan betonisasi tapi menata kembali dengan konstruksi yang ramah lingkungan seperti yang sudah diterapkan dikota-kota besar lainnya, disamping merehabilitasi seluruh saluran air agar bebas sampah dan juga lumpur, menata jaringan utilitasnya dan memperbesar diameter saluran air. Penambahan drainase juga sudah cukup bagus, tapi kita juga belum tahu pasti apakah bisa berfungsi dengan baik, seperti yang ramai dibicarakan soal pembangunan drainase di jalan Soekarno-hatta yang lebih tinggi dari ruas jalan tersebut.

Baca juga :  Dongkrak Partisipasi Pemilih, KPU Diminta Bekerja Extra Keras

Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga sudah cukup efektif hanya perlu penambahan saja, taman kota, hutan kota dan kolam penampungan air di RTH sebagai daerah hijau tempat resapan air.

Pospera berharap Pemerintah Kota Pekanbaru bisa lebih fokus dulu dalam permasalahan ini, apalagi Walikota Pekanbaru baru terpilih kembali, mudah-mudahan beliau bisa fokus menuntaskan PR yang tak kunjung selesai sejak menjabat dari tahun 2012 silam.

Disamping itu, semua pihak juga harus terlibat dalam mengatasi persoalan banjir di ibukota provinsi tersebut dan tidak berharap dari kinerja pemerintah semata.
“Minimal kita bisa turut membantu dengan menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air di daerah kita tinggal, itu sudah sangat membantu”, tambah aktivis yang juga relawan tim pemenangan Jokowi di pilgub dan pilpres lalu.

Baca juga :  Musda Golkar Musi Rawas, Ketuanya Di Menangkan Kades

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita