oleh

Sikap Kornas DKI Terhadap Pilkada

Kolom:Politik|15 kali dilihat

NuansaKita – Jakarta : Pilgub DKI Jakarta ini sangat menarik untuk diikuti perkembangan nya, Hal ini di katakan Nurmansyah, S.Ip.kepada media NuansaKita.com, Kamis, (23/03/2017).

Nurmansyah menjelaskan, para kompetitor melakukan segala cara dalam mengatur strategi dan taktik. Agama pun dijadikan alat politik untuk meraih kekuasaan sehingga dengan mudah mengatakan jika memilih si B akan masuk neraka dan jika memilih si C akan masuk Syurga, walaupun menebar kebencian, fitnah dan mengkafirkan orang lain di jamin masuk syurga jika memilih si C.

Baca juga :  Korpri Teguhkan Netralitas Dalam Pilkada

Penafsiran ayat di dalam Alquran yang berbeda paham dan masih diperdebatkan, juga menjadi alat pembenaran oleh lawan politik tentang pemimpin.Ujaran kebencian dan fitnah jadi budak nafsu manusia, karna agitasi dan propaganda yang telah dilakukan oleh orang yang munafik dan menjual agama, “paparnya.

Ketua Plt. Kornas DKI Jakarta menjelaskan, Agama alat sangat ampuh untuk Agitasi dan propaganda agar manusia menanam kebencian dan fitnah demi kepentingan politik, manusia yang tidak mempunyai ilmu agama yang luas dan dalam, kemudian tidak bisa berpikir dengan akal sehat nya maka akan mudah terhasut.

Baca juga :  PAN OI Bentuk Tim Jaring Formatur Kecamatan

Dampak dari agama yang dijadikan alat politik adalah manusia akan saling menghujat satu sama lain, bahkan akan berkelahi karna perbedaan pilihan politik yang sudah di Doktrin untuk menebar kebencian dan fitnah, konflik pun bisa terjadi antar sesama keyakinan dan perbedaan keyakinan dalam beragama, toleransi agama tidak di indahkan lagi.
Yang sangat ironis adalah jika di iming-imingi masuk syurga jika memilih kandidat tertentu, perbuatan ini sungguh membodohi masyarakat dalam berpikir.

Masyarakat harus diberikan kesadaran politik agar bisa membedakan mana yang black campaigne dan bukan, berita-berita yang dikonsumsi masyarakat juga harus dicari sumber nya apakah itu HOAX atau bukan (sesuai fakta).
Berpikirlah secara rasional dan jangan subjektive kepada salah satu kandidat, “pungkasnya.

Baca juga :  Masyarakat Apresiasi OTT KPK Bupati Banyuasin

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita