oleh

STN Minta Kehadiran Negara Dalam Konflik Petani Karawang

Kolom:Nasional, Politik|12 kali dilihat

NuansaKita – Jabar : Konflik Agraria Petani Teluk Jambe Kabupaten Karawang melawan PT. Pertiwi Lestari belum menemukan titik temu dalam penyelesaiaan bersama.(7/9)

Serikat Tani Nasional (STN) melalui Jubirnya Yoris Sindu Sunarjan dalam releasenya meminta kehadiran negara khususnya pemerintah Jokowi dalam konflik ini. Negara harus berpihak kepada kepentingan rakyat bukankah Pancasila dan UUD 1945 telah mengatur semua itu, khususnya pasal 33 UUD 1945.ujarnya

Hari ini, PT. Pertiwi Lestari akan melakukan penggusuran paksa pemukiman warga, dan terjadi penambahan personel Brimob di lokasi, untuk mengusir warga PT. Lestari Pertiwi melakukan penghentian pasokan air dari penyalur karena tekanan dari pihak yang akan menggusur dari sejak kemarin.

Baca juga :  Jokowi Bertemu Rektor Bahas Aksi Kebangsaan Dan Radikalisme

Air adalah sumber kehidupan, sedangkan daerah yang menjadi konflik adalah daerah yg sulit air. dengan dihentikannya pasokan air ini, warga sangat kesulitan air. ini merupakan tekanan dari pihak penggusur yang tidak menghormati tata negara dan dasar negara, Pancasila pada sila ke-2, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Dan pada hari ini juga, Ombudsman menerima perwakilan warga yang melaporkan tindak penyalahgunaan wewenang oleh Pemerintah Kabupaten Karawang dan jajaran instansi negara lainnya di Kabupaten Karawang, kami menilai pemerintah karawang seolah-olah mengizinkan terjadinya perampasan hak-hak agraria warga yang akan digusur,tegasnya.

Baca juga :  Siapkan Kader Yang Kompeten, Partai Perindo Gelar LKD

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita