oleh

Gandeng ICON+, Pemprov Sumsel Segera Realisasikan Program Internet Masuk Desa

Kolom:Sains|4 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Lewat sebuah Perusahaan Daerah Prodexim, Pemprov Sumsel segera merealisasikan fasilitas internet masuk desa yang menjadi program pro rakyat dari pasangan Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY).
Ini dikatakan Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima audiensi jajaran Direksi PT Indonesia Comnet Plus (ICON+), di ruang rapat Gubernur, Rabu (26/06).
Dikatakannya, sejak maju pada Pilgub 2018 lalu, ia sudah punya target sendiri di luar Diskominfo untuk menyediakan fasilitas internet masuk desa bagi seluruh masyarakat. Karena itu ia langsung menyatakan ketertarikannya untuk melakukan percepatan kerjasama dengan ICON+ yang merupakan anak perusahaan PT PLN Persero lyang diklaim dapat menyediakan jaringan hingga ke pelosok Sumsel.
“Intinya ICON+ punya sudah punga jaringan (hingga ke pelosok) tersendiri kan. Sama jaringan listrik PLN. Nah artinya ini sesuai dengan target saya dan kita siap bekerjasama. Tolong catat itu poin pentingnya,” tegas Gubernur.
Selain berorientasi pada profit, kerjasama jni juga diharapkan memberikan benefit bagi Pemprov Sumsel karena bisa merelalisasikan internet masuk desa secepatnya. Minimal internet di pusat-pusat pelayanan publik seperti pasar,  sekolah dan lainnya. “Pada pertemuan selanjutnya saya ingin kita segera membahas apa yang akan kita kerjakan. Bole orientasinya profit tapi jangan pure bisnis harus ada sisi sosialnya juga,” tambahnya.
Dengan jaringan ICON+ plus yang sama kekuatannya dengan jaringan listrik yang dimiliki PLN Herman Deru optimistis kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak.
“Soal kepercayaan yang ada pada ICON+ tentu semua paham. Makanya setelah ini saya ingin ada aksi nyata yang dirasakan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, General Manager Strategic Bisnis Unit Palembang PG ICON+, Ratriani Kartika M. dalam paparannya menjelaskan meski belum begitu familiar di kalangan masyarakat umum, namun pengguna jasa mereka sudah sangat banyak sejak tahun 2000.
Beberapa daerah kabupaten seperti  Dinas Kominfo Banyuasin, kemudian Muaraenim dan BPAD Palembang sudah ikut menikmati jasa yang mereka sediakan.
“Termasuk BSB sejak tahun 2012. Bahkan kami sudah punya 2.200 pelanggan entreprise sejak 2000. Tapi memang belum terlalu dipublish bahwa kami adalah perusahaan TIK yang merupakan anak perusahsaan PLN,” jelasnya.
Kedepan pengembangan usaha yang dilakukan ICON+ ini jelasnya akan mengintegrasikan setiap gardu induk yang dimiliki PLN  dengan menjual internet atau bundling jaringan dengan listrik.
“ICON+ juga punya kantor regional termasuk di Palembang yang meliputi 5 Provinsi,” ungkap dia. Rip
Baca juga :  Dipinang Verizon, Yahoo Akan Ganti Nama Jadi Altaba

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita